Nilai Rupiah Menguat Terhadap Dolar Amerika (AS) di Harga Rp14.301
Jakarta - Nilai tukar mata uang Rupiah dibuka menguat terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa pagi (30/11/2021). Pantauan di pasar area Bloomberg hingga pukul 09:13 WIB,
Rupiah turun 18 poin atau
0,13 persen di harga Rp14.301 per 1 Dolar AS. Selain Rupiah, sebagian
besar mata uang negara Asia terpantau unggul terhadap dolar AS, ketika
indeks dolar AS melemah -0,18 persen di degree 96,16 dolar AS. Baht
Thailand melesat sebesar 0,28 persen di 33,615, Ringgit Malaysia naik
0,08 persen di 4,2335, dan Won Korea Selatan meroket 0,34 persen di
1.186,61,
Kemudian, Dolar Singapura menanjak 0,05 persen di 1,3679, dan Dolar
Taiwan naik stabil 0,00 persen di 27.759, Dolar Hong Kong unggul tipis
0,01 persen di 7,7987, dan Yuan China naik 0,20 persen di 6,3745.
Berbeda dari lainnya, Yen Jepang masih terpukul sebesar -0,14 persen di
113,67, dan Peso Filipina juga terpuruk -0,06 persen di 50,29,
Pasar mata uang mulai mengalami rebound setelah sempat keok dengan
berita penemuan varian baru Covid-19, Omicron yang membuat capitalist
bergegas melindungi aset berisikonya pada hari Minggu (28/11/2021) lalu.
Sejumlah analis memperingatkan capitalist untuk lebih waspada terkait
potensi volatilitas pasar mengingat masih sedikit informasi mengenai
jenis baru virus tersebut.
"Sampai saat itu, volatilitas pasar kemungkinan akan tetap
tinggi,"Analis FX di National Australia Financial institution Rodrigo
Catril
dalam catatannya, dilansir Reuters, Senin (29/11/2021).
Sementara itu,
aktivitas China di sektor jasa dilaporkan tumbuh lebih lambat pada bulan
November, sejalan dengan pukulan kebijakan pembatasan baru saat
otoritas terkait berusaha menahan penyebaran varian baru.
Namun, geliat industri pabrik China mengalami peningkatan pada November,
setelah masalah hambatan pasokan dan krisis energi sempat mereda. Biro
Statistik Nasional (NBS) melaporkan Indeks Manajer Pembelian (PMI)
manufaktur berada pada poin 50,1 pada November, naik dari 49,2 pada
Oktober.
Komentar
Posting Komentar